Sudah terbit: Volume 57!
Sudah terbit: Volume 33!

BOIM vs BONEK

1 2 3 4 5 Rating 5.00 (1 Vote)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: Ibrani 11:32-40

... yang karena iman telah menaklukkan kerajaan-kerajaan, mengamalkan kebenaran, memperoleh apa yang dijanjikan, menutup mulut singa-singa... (Ibrani 11:33)


Bacaan Alkitab Setahun:
1 Samuel 28-31



Ada pendukung tim sepak bola yang dikenal dengan sebutan bonek, kependekan dari bondo (modal) nekat. Julukan yang jitu. Demi mendukung kesebelasan kesayangan, tidak jarang mereka hanya bermodalkan semangat plus kenekatan, tanpa atau dengan sedikit uang di saku. Masalahnya, kenekatan tersebut kadang harus dibayar mahal sampai mempertaruhkan nyawa.

Bondo nekat jelas berbeda dari bondo iman. Bukan hanya pengertiannya yang berbeda, hasilnya juga berbeda. Deretan nama tokoh iman yang kita baca hari ini bukanlah orang-orang yang bermodalkan semangat atau kenekatan belaka. Mereka punya iman! Tindakan mereka bukan terdorong oleh euforia, melainkan lahir karena iman, keyakinan akan keberadaan Allah yang berperan aktif dalam kehidupan mereka (ay. 6). Uraian panjang lebar dalam ay. 33-35a memperlihatkan sebagian hal-hal mengagumkan yang mereka alami. Pada titik tertentu, mereka juga mempertaruhkan nyawa mereka. Semua itu mereka lakukan bukan karena tergerak oleh fanatisme buta, melainkan karena menyadari bahwa mereka sedang mengamalkan kebenaran yang mereka yakini.

Iman tidak mengesampingkan logika atau perhitungan “di atas kertas”. Tindakan iman bukan melawan logika, melainkan melampaui logika. Iman juga tidak dapat dipisahkan dari kebenaran firman Tuhan. Jika hari-hari ini kita sedang dihadapkan pada kondisi sulit atau perkara yang mustahil, ini waktunya untuk menghadapi semua itu dengan berbeda: dengan iman, dengan berpegang teguh pada kebenaran, bukan dengan sekadar nekat!—IDO

IMAN BERBEDA DARI KENEKATAN
KARENA IMAN MELIBATKAN CAMPUR TANGAN ALLAH


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons: