Sudah terbit: Volume 42!
Sudah terbit: Volume 25!

POHON SEPERTI APA?

1 2 3 4 5 Rating 4.32 (28 Votes)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: Mazmur 128:1-6

... anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu. Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN. (Mazmur 128:3-4)


Bacaan Alkitab Setahun: 
Matius 27-28



Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Tentu, keberlakuan pepatah itu bukan tanpa syarat. Jika pohon itu tumbuh di lereng yang terjal, atau mencangkung di atas sungai yang deras, kisahnya pasti berbeda. Tetapi di lahan datar, dalam situasi normal, buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Pepatah itu mau mengatakan bahwa jika tak ada hal yang memantik perkecualian, karakter dan perilaku anak-anak akan sangat dipengaruhi oleh —dan karenanya tak akan jauh dari— karakter dan perilaku orangtua mereka. 

Mazmur 128 tak hendak menafikan peran ibu. Dengan ungkapan yang lazim kala itu, Pemazmur menyatakan bahwa dari dalam keluarga akan hadir anak-anak yang “seperti tunas pohon zaitun” (ay. 3b)—yakni anak-anak yang baik, tunas harapan bagi kehidupan, yang menjadi berkat bagi sesama— tetapi dengan satu catatan penting: jika mereka tumbuh dalam asuhan orangtua yang “takut akan Tuhan” (ay. 4). 

Mazmur 128 hendak mengatakan bahwa dari orangtua yang konsisten menjaga kesucian hidup, tumbuh anak-anak yang menghormati nilai-nilai luhur. Dari orangtua yang pemurah dan bersikap welas asih, tumbuh anak-anak yang penuh kepedulian dan cinta kasih. Dari orangtua yang tidak membeda-bedakan sesama, tumbuh anak-anak yang egaliter. Dari orangtua yang menghormati perbedaan, tumbuh anak-anak yang toleran. 

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Peran dan kualitas kita sebagai orangtua ternyata menentukan iman dan karakter anak-anak kita. Maka sungguh, kita patut mengerti kita harus menjadi pohon yang seperti apa.

—EE/www.renunganharian.net


ANAK-ANAK BELAJAR DARI KEHIDUPAN YANG DIALAMINYA.
—Dorothy Law Nolte


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons: