JUJUR DALAM KATA DAN LAKU
- Rincian
- Diterbitkan hari Kamis, 09 Juli 2026 00:00
- Ditulis oleh David S. Kosasih
- Dibaca: 2140 kali
Baca: MAZMUR 15
Tuhan, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh tinggal di gunung-Mu yang kudus? Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya. (Mazmur 15:1-2)
Bacaan Alkitab Setahun:
Mazmur 126-132
Sebelum menjadi Presiden AS, Abraham Lincoln bekerja sebagai kasir toko. Suatu hari, ia menyadari telah memberikan kembalian yang kurang kepada seorang pelanggan. Meski jumlahnya kecil dan pelanggannya mungkin lupa, Lincoln memilih berjalan kaki di malam hari untuk mengembalikan uang tersebut. Itulah integritas dan kejujuran!
Mazmur 15 diawali dengan pertanyaan, "Siapa yang boleh menumpang di dalam kemah-Mu?" Jawabannya langsung mengarah pada karakter, bukan ritual. Kata "tidak bercela" menggambarkan integritas utuh, sedangkan "kebenaran dengan segenap hati" menekankan kejujuran yang berasal dari pusat keberadaan kita. Ini adalah kebenaran di dalam hati yang kemudian terpancar dalam perkataan dan perbuatan. Integritas itu diuji dalam relasi sehari-hari. Pemazmur melarang umat "menyebarkan fitnah". Kemudian ia mendorong umat "berpegang pada sumpah, walaupun rugi" yang berarti menepati janji bukan karena menguntungkan, tetapi karena itu benar di hadapan Allah. Inilah integritas sejati—kata dan laku yang selaras, bahkan ketika harganya mahal.
Mazmur ini menyertakan janji Allah, "Tidak akan goyah selama-lamanya." Ini adalah gambaran tentang kestabilan secara moral dan rohani. Namun, siapa yang sanggup mencapai standar ini? Hanya Yesus Kristus. Dialah yang secara sempurna "berkata benar dengan segenap hati," tidak pernah memfitnah, dan menaati Bapa-Nya, bahkan hingga di kayu salib. Sekarang oleh Roh-Nya, kita dimampukan untuk hidup dalam kejujuran yang memuliakan-Nya. Kejujuran kita bukan syarat untuk diterima, tetapi respons syukur karena telah diterima di dalam Kristus. Biarlah kehidupan yang penuh integritas dan kejujuran itu sekarang kita wujudkan dalam kata dan laku kita sehari-hari.
—DSK/www.renunganharian.net
WUJUDKAN INTEGRITAS DALAM KATA
DAN LAKU KITA UNTUK MEMULIAKAN TUHAN
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Pelayanan Gloria


