SUKACITA KEBANGKITAN

1 2 3 4 5 Rating 5.00 (1 Vote)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: Lukas 24:50-53

Ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke surga. Mereka sujud menyembah Dia, lalu pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita. (Lukas 24:51-52)


Bacaan Alkitab Setahun:
2 Raja-Raja 21-23



Sewaktu di bangku SMP, saya pernah mengalami rasa kehilangan yang amat mendalam, yaitu berpulangnya nenek yang saya sayangi. Dunia seakan runtuh kala ayah menyampaikan kabar duka itu. Sedih, bingung, takut, dan galau—campur aduk menjadi satu. Saya kehilangan pegangan dan tempat curahan hati.

Para murid Yesus tentu juga sangat berduka kala mereka ditinggal mati Guru mereka. Pupus sudah harapan mereka. Tetapi, berita kebangkitan Yesus menghadirkan perubahan dalam diri mereka. Dulu mereka kebingungan dan tak berdaya karena kematian Yesus. Tetapi, setelah Yesus bangkit, tidak ada lagi tempat bagi keraguan dan ketakutan! Pengharapan yang semula pupus, kemudian bersemi dan mekar kembali. Empat puluh hari telah berlalu. Para murid saat itu ada bersama dengan Yesus. Yesus pun memberkati mereka, suatu jaminan perlindungan dan pimpinan-Nya atas mereka. Kemudian Dia terangkat ke surga dan mereka sujud menyembah Dia (ay. 52). Rangkaian kejadian ini mengubah dukacita para murid menjadi sukacita.

Kini Dia ada di surga, duduk di sebelah kanan Bapa, mempersiapkan tempat bagi kita. Bukan berarti pelayanan-Nya berhenti sampai di situ. Sebagai orang percaya yang mengaku sebagai murid-Nya, kita ditetapkan untuk melanjutkan pelayanan yang telah Dia mulai di dalam diri kita. Kita dipanggil untuk membawa kasih, memberitakan pembebasan dari belenggu dosa, dan mendatangkan sukacita kepada orang miskin dan terbuang sampai Dia datang kembali untuk menjemput kita.—ENO

KITA SEKALIAN ADALAH DUTA BESAR ALLAH
UNTUK MELUASKAN KERAJAAN-NYA DI BUMI INI


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons: