KAMI MENDOAKANMU

1 2 3 4 5 Rating 2.50 (2 Votes)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: Kolose 1:1-14

Sebab itu, sejak kami mendengarnya, kami tidak henti-hentinya berdoa untuk kamu. Kami meminta, supaya kamu dipenuhi dengan segala hikmat dan pengertian rohani untuk mengetahui kehendak Tuhan... (Kolose 1:9)


Bacaan Alkitab Setahun:
2 Raja-Raja 24-25



Untuk mendorong lebih banyak orang berdoa bagi pelayanan misi yang sedang kami jalankan, kami menerbitkan Surat Doa setiap bulan. Surat Doa ini berisi kabar terbaru dari lapangan misi: tantangan, pergumulan, dan keberhasilan para perintis dalam melayani kelompok masyarakat yang belum mengenal Tuhan Yesus. Ketika bertemu dengan beberapa pendukung doa ini, mereka sering berkata, “Keluarga kami berdoa untuk kalian!” “Saya berdoa bagi Anda tadi pagi!” Tiap kali mendengar pernyataan itu, hati saya menjadi hangat dan penuh rasa terima kasih. Merekalah yang tekun menopang kami supaya tetap melayani dengan setia.

Paulus memuji jemaat di Kolose atas buah iman mereka, yang salah satunya terbukti melalui kasih yang mereka tunjukkan kepada orang Kristen lain yang melayani mereka (ay. 4, 8). Ia menegaskan bahwa tiap kali berdoa bagi jemaat ini, ia selalu mengucap syukur atas buah iman mereka (ay. 3). Paulus tidak hanya berdoa bagi mereka, melainkan memberi tahu jemaat itu bahwa ia berdoa bagi mereka. Dalam surat-suratnya, Paulus selalu menekankan pentingnya berdoa. Ia selalu berdoa bagi jemaat yang dilayaninya, dan sebaliknya, ia meminta mereka berdoa baginya.

Mendoakan orang lain adalah sebuah kehormatan bagi orang percaya. Itulah wujud kepedulian, dukungan, dan kesatuan di dalam Kristus. Berdoalah bagi seseorang, terutama jika Anda mengetahui kebutuhan khususnya, dan beri tahukanlah kepadanya, “Saya mendoakanmu!” Itu dapat menguatkan dan menambah sukacitanya.—HT

DOA ANDA DAPAT BERPERAN SEBAGAI PENDORONG
BAGI PERTUMBUHAN IMAN ORANG LAIN


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons: