PERTEMUAN YANG MENGUBAHKAN

1 2 3 4 5 Rating 3.82 (22 Votes)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: Markus 2:13-17

Kemudian ketika Ia lewat di situ, Ia melihat Lewi anak Alfeus duduk di tempat pemungutan cukai lalu Ia berkata kepadanya, "Ikutlah Aku!" Lewi pun bangkit lalu mengikuti Dia. (Markus 2:14)


Bacaan Alkitab Setahun:
Amsal 20-23



Teman saya hampir setahun menganggur setelah meraih gelar Sarjana Sipil. Ia sudah berusaha mencari pekerjaan, namun selalu gagal. Suatu hari ketika berjalan-jalan di mal, ia bertemu dengan teman SMP yang telah bekerja dengan posisi tinggi di Jakarta. Paham akan kesulitan teman saya, ia pun menawarkan pekerjaan di perusahaan yang membutuhkan sarjana sipil. Hidup teman saya berubah!

Lewi mengalami perubahan hidup yang lain lagi. Biasanya ia berkutat dengan pekerjaannya sebagai pemungut cukai, yang membuatnya dibenci banyak orang pada saat itu. Hari itu jadi berbeda karena perjumpaan dengan Yesus, yang baru saja mengajar di pantai Galilea. Ketika meninggalkan tempat itu, Yesus melihat Lewi. Yesus menghampirinya dan berkata, “Ikutlah Aku!” (ay. 14). Luar biasa! Pertemuan yang tidak terduga itu serta-merta membuat hidup Lewi berubah. Ya, saat itu juga, berdirilah Lewi, lalu mengikuti Dia (ay. 14b). Ia meninggalkan pekerjaannya, kekayaannya, dan menjadi murid Kristus! Hidupnya berubah.

Tuhan dapat menjumpai kita pada saat-saat yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Dia dapat memakai orang, keadaan, atau peristiwa tak terduga untuk “menjumpai” kita. Tuhan selalu turut berkarya di balik semua kisah hidup, peristiwa hidup, dan perjumpaan dengan sesama—untuk pada akhirnya mendatangkan kebaikan bagi kita. Tidak ada yang kebetulan dari setiap perjumpaan kita dan Tuhan dapat menggunakannya untuk mengubah jalan hidup kita—kalau perlu, saat itu juga!–SYS

YANG MENGUBAHKAN BUKANLAH PERJUMPAANNYA ITU SENDIRI,
MELAINKAN TUHAN YANG ADA DI BALIK PERJUMPAAN ITU


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons: