Sudah terbit: Volume 57!
Sudah terbit: Volume 33!

KASIH PEREMPUAN BERDOSA

1 2 3 4 5 Rating 4.25 (16 Votes)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: Lukas 7:36-50

Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak mengasihi. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia mengasihi. (Lukas 7:47)


Bacaan Alkitab Setahun:
Kisah Para Rasul 26-28



Hananto menerima dua undangan pada hari yang sama. Yang satu untuk pernikahan anak tetangganya; yang lain untuk pernikahan anak atasannya. Ia memilih untuk datang ke pernikahan anak atasannya, dan hanya menitipkan kado untuk anak tetangganya. Kira-kira siapakah yang lebih dihormati Hananto? Atasannya, bukan?

Melalui perumpamaan, Yesus secara tersirat membandingkan perbuatan kasih Simon orang Farisi dengan kasih perempuan "yang terkenal sebagai seorang berdosa" (ay. 37). Simon menyatakan kasih secara terbatas: mengundang Yesus makan, namun tidak memperlakukan-Nya sebagai tamu terhormat. Sebaliknya, perempuan itu mengungkapkan kasih secara tak terduga, melampaui kelaziman, dan dengan sepenuh hati. Ada orang yang mencurigainya sebagai sikap yang kurang ajar (ay. 39), namun Yesus menilainya sebagai kasih yang besar (ay. 47). Berbeda dari Hananto yang bisa jadi memilih berdasarkan pertimbangan karier, Simon dan perempuan itu memilih, menurut Yesus, berdasarkan kesadaran mereka masing-masing akan pengampunan yang telah mereka terima. Yang satu merasa dibebaskan dari utang lima ratus dinar; yang lain hanya lima puluh dinar (ay. 41).

Kita berbuat kasih bukan untuk meraih keselamatan. Sebaliknya, kita berbuat kasih karena telah diselamatkan oleh penebusan Kristus. Pertanyaannya: Sejauh mana kita menghayati makna penebusan itu? Apakah kita menganggapnya sebagai pengampunan yang besar atau pengampunan yang kecil? Kita mirip dengan Simon si Farisi atau dengan perempuan itu?—ARS

KITA BERBUAT KASIH BUKAN UNTUK MERAIH KESELAMATAN;
KITA BERBUAT KASIH UNTUK MERAYAKAN KESELAMATAN


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons: