MALAH TAKUT?

1 2 3 4 5 Rating 4.30 (23 Votes)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: Mazmur 56

Kepada Allah, yang firman-Nya kupuji, kepada Allah aku percaya, aku tidak takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku? (Mazmur 56:5)


Bacaan Alkitab Setahun:
Kejadian 1-3



Di tengah kemeriahan perayaan Tahun Baru, tidak sedikit orang yang malah merasa takut dan khawatir akan hari-hari mendatang. Barangkali, Anda termasuk orang tersebut. Anda cemas karena menyadari tahun baru ini belum tentu lebih baik dari tahun lalu. Masih ada pergumulan dan persoalan yang belum diatasi. Bahkan, Anda membayangkan aneka tantangan baru yang mungkin menghadang pada tahun ini. Tahun baru menggentarkan karena penuh ketidakpastian.

Memang, ketakutan adalah perasaan yang manusiawi. Akan tetapi, ketakutan yang berkepanjangan akan melemahkan kemauan dan melumpuhkan kemampuan kita. Dalam Mazmur ini, Daud dengan jujur mengungkapkan rasa takut akan musuh-musuhnya (ay. 2-4). Menariknya, di ayat 5, Daud berubah drastis menjadi tidak lagi takut. Apa rahasianya? Kuncinya terletak di kalimat antara frase “aku takut” (ay. 4) dan “aku tidak takut” (ay. 5), yaitu ia memercayai Allah sepenuhnya. Lantas, bagaimana ia memercayai Allah? Tidak lain dengan cara memercayai janji firman Tuhan! Di awal ayat 5, ia mensyukuri Firman Tuhan yang menjadi penopang hidupnya.

Saat kita takut, carilah janji Firman Tuhan yang spesifik untuk masalah tersebut. Takut akan kebutuhan hidup sehari-hari? Percayailah Matius 7:11. Akan hari tua? Ingatlah Yesaya 46:4. Akan serangan si Iblis? Imanilah Roma 8:31. Akan kelemahan diri kita? Hayatilah 2 Korintus 12:9. Jangan lupa, Tuhan tidak pernah ingkar janji. Mari masuki tahun baru dengan berpegang pada janji-Nya. Tahun baru? Siapa takut!—JIM

AKU TIDAK TAKUT AKAN HARI ESOKKU
KARENA TUHAN SUDAH HADIR DI SANA. –Anonim


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons: