SAYA KECEWA

1 2 3 4 5 Rating 4.24 (21 Votes)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: Yosua 1:1-9

Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi. (Yosua 1:9)


Bacaan Alkitab Setahun:
Bilangan 7



Tiga tahun yang lalu, saya mengalami tawar hati. Penyebabnya, saya menganggap doa saya tak kunjung dijawab oleh Tuhan. Merasa letih dan jenuh berdoa, karena tidak juga melihat keadaan hidup saya membaik, saya pun berhenti pergi ke gereja. Ternyata, hati yang tawar itu mendatangkan dampak buruk. Saya jatuh sakit selama berbulan-bulan. Sungguh menyiksa sehingga tubuh saya jadi sangat kurus. Saya harus bolak-balik periksa ke dokter. Di tengah kelemahan itu, saya tersadar akan kekecewaan saya pada Tuhan yang menjadikan saya tawar hati. Saya pun mendekat pada Tuhan, mulai aktif lagi dalam komunitas gereja. Puji Tuhan, kesehatan saya dipulihkan.

Setelah Musa mati, Tuhan menunjuk Yosua untuk memimpin bangsa Israel (ay. 2). Sebelum Yosua berjalan memimpin bangsa itu, Tuhan mengatakan Dia akan menyertai Yosua seperti Dia menyertai Musa (ay.5). Tuhan juga memberi peringatan agar Yosua tidak menjadi kecut dan tawar hati (ay. 9) karena dalam perjalanan itu ia harus berperang untuk merebut beberapa kota.

Seperti hidup Yosua, dalam perjalanan hidup kita, Tuhan juga tidak ingin kita menjadi tawar hati. Tawar hati bisa disebabkan oleh kekecewaan yang berkepanjangan. Tawar hati berbahaya karena dapat membuat kita merasa jauh dari Tuhan dan patah semangat (Ams. 24:10). Saat kondisi hati kita rentan, Iblis akan lebih mudah memengaruhi kita untuk menyimpang dari kehendak Tuhan. Jadi, berpeganglah teguh pada pengharapan kita akan penyertaan dan pemeliharaan Tuhan.—NOV

TAWAR HATI HANYA AKAN MEMPERBURUK KEADAAN.
BERPALING PADA TUHAN MEMBANGKITKAN KEKUATAN.


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons: