SEKADAR IBADAH

1 2 3 4 5 Rating 4.21 (24 Votes)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: Matius 11:25-30

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28)


Bacaan Alkitab Setahun:
2 Samuel 17-18



Banyak orang Kristen beribadah dengan harapan ibadah itu dapat menyelesaikan masalah dan pergumulan hidup yang mereka alami. Tak salah memang. Namun, faktanya sering berbeda dari harapan, dan banyak orang tidak menyadarinya. Mereka menjadi kecewa, lalu berhenti beribadah karena, setelah sekian lama beribadah, masalah dan pergumulan hidup itu tak kunjung beres. 

Bukan berarti kita memandang remeh ibadah atau menganggap ibadah itu tidak perlu. Firman-Nya mengingatkan kita untuk tidak menjauhkan diri dari pertemuan ibadah kita (Ibr. 10:25). Namun, perlu diingat, ibadah adalah langkah awal untuk kita terbebas dari masalah dan pergumulan hidup. Ibadah bukanlah tujuan akhir. Tujuan akhirnya tidak lain bertemu dengan Yesus. Untuk apa? Yesus yang berjanji, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (ay. 28). Dengan kata lain, yang akan menyelesaikan masalah dan pergumulan hidup kita bukanlah ibadah itu sendiri, melainkan perjumpaan dengan Yesus. 

Bandingkan dengan orang sakit. Pergi ke rumah sakit tidak membuatnya jadi sembuh. Untuk sembuh, ia harus bertemu dengan dokter, mengizinkan dokter memeriksanya, meminum obat secara teratur, dan mengikuti saran dokter. Kiranya kita pun tidak sekadar beribadah. Sebaliknya, kita sungguh-sungguh bertemu dengan Yesus, Sang Pemilik Ibadah. Mengizinkan Dia memeriksa hidup kita, lalu hidup seturut dengan kehendak dan rencana-Nya. Dan, pada waktu-Nya, masalah dan pergumulan hidup kita akan teratasi.—OKS

BANYAK ORANG PERGI BERIBADAH,
NAMUN TIDAK SEMUA ORANG BERTEMU SANG PEMILIK IBADAH


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons: