Sudah terbit: Volume 57!
Sudah terbit: Volume 33!

BARANG POLESAN

1 2 3 4 5 Rating 4.38 (16 Votes)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: Yesaya 29:9-16

Dan Tuhan telah berfirman: “Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan.” (Yesaya 29:13)


Bacaan Alkitab Setahun:
2 Tawarikh 28-30



Kata orang sekarang ini zaman polesan. Kalau mobil kesayangan tergores atau penyok, tidak perlu khawatir, cukup dibawa ke tukang cat mobil. Bagian yang tergores dan penyok itu hanya perlu dikenteng, sedikit dipoles, dan dicat. Tidak perlu waktu lama, mobil kembali tampak baru. Tak jauh beda dengan kulit wajah. Noda kulit karena bekas luka atau wajah keriput karena dimakan usia pun mu dah diatasi. Cukup dengan sedikit polesan krim atau masker kecantikan, kulit wajah pun tampak kembali muda tanpa noda. 

Bangsa yang buta! Demikianlah Tuhan menyebut penampilan baik yang ditunjukkan oleh umat Israel. Ya, mereka memoles kejahatan dan ketidaktaatan mereka kepada perintah Tuhan dengan penampilan ibadah yang tampak sempurna. Dengan polesan lahiriah itu mereka bahkan berkata, “Siapakah yang melihat kita dan siapakah yang akan mengenal kita?” (ay. 15). Umat ini berpikir bahwa Tuhan dapat mereka kelabui dengan polesan rohani palsu tersebut. 

Jujur, acap kali hidup kita penuh dengan polesan. Kita begitu mahir memoles kebencian kita dengan senyuman hangat. Kita memoles sebuah maksud jahat dengan sapaan ramah. Kita memoles dosa kita dengan ibadah dan semangat dalam menyanyikan pujian bagi Tuhan. Tapi, semua polesan yang baik dan indah itu palsu. Kepalsuan yang mungkin bisa mengelabui mata manusia, tetapi tidak di mata Tuhan. Semua perbuatan baik, ibadah, bahkan pelayanan yang kita lakukan sama sekali tidak ada artinya jika kita melakukannya hanya untuk menutupi kejahatan hati.—SYS

SEINDAH APA PUN KITA MEMOLES KEJAHATAN HATI KITA,
TETAP SAJA HAL ITU ADALAH KEPALSUAN DI MATA TUHAN


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons: