Sudah terbit: Volume 57!
Sudah terbit: Volume 33!

CARA PANDANG TUHAN

1 2 3 4 5 Rating 4.41 (29 Votes)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: Mazmur 8:1-10

Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya? (Mazmur 8:5)


Bacaan Alkitab Setahun: 
Mazmur 108-118



Pernahkah kita merasa sebagai orang yang tidak berguna, menjadi beban bagi orang-orang yang kita kasihi? Kita sudah berusaha sesuai dengan firman Tuhan, tetapi tidak membuahkan hasil yang baik. Saya pernah mengalaminya. Karena berbagai masalah berat, saya mengira Tuhan tidak peduli dan sengaja menyusahkan hidup saya. Padahal, Tuhan tidak salah dan tetap memelihara hidup saya. 

Kadang hidup ini terasa berat karena berbagai kesulitan yang datang, karena orang-orang terdekat mengeluarkan komentar negatif dan menyudutkan, harapan tidak terwujud, dan banyak lagi. Dua hal yang harus kita tahu. Pertama, penilaian orang lain tidak menentukan keberhasilan dan nilai diri kita. Kedua, Tuhan menilai diri kita berharga. Buktinya, sejak lahir sampai sekarang tidak terhitung banyaknya keberhasilan kita dalam melakukan berbagai hal. Setiap hari Tuhan memelihara dan mencukupi segala kebutuhan kita. Jangan sampai karena satu atau beberapa kegagalan, kita merasa diri sendiri sangat jelek. Kita merasa Tuhan dan orang-orang terdekat tidak mengasihi lagi. Kalau kita mengalami hal ini, kita sedang mengasihani diri sendiri. 

Kalau saat ini kita merasa tidak berguna, ingatlah Tuhan punya cara pandang berbeda. Tuhan memandang kita sangat berharga sampai Yesus rela turun ke dunia, menjalani salib demi menebus segala dosa kita, dan membuat kita layak masuk ke dalam Kerajaan Surga. Pandanglah diri kita seperti cara Tuhan memandang. Sepatutnya kita bangkit sehingga ada perubahan ke arah yang lebih baik.

—RTG/www.renunganharian.net


PANDANGLAH DIRI KITA SEPERTI CARA TUHAN MEMANDANG KITA


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons: