Sudah terbit: Volume 57!
Sudah terbit: Volume 33!

CUMA KATA-KATA?

1 2 3 4 5 Rating 4.43 (44 Votes)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: Yohanes 4:46-54

Jawab mereka, “Kemarin siang pukul satu demamnya hilang.” (Yohanes 4:52b)


Bacaan Alkitab Setahun: 
Keluaran 38-39



Usai mengunjungi dan mendoakannya di rumah penampungan usia lanjut itu, Nyonya Shirley (nama samaran) menepuk bahu lalu memeluk saya serta berkata lirih, “Kamu telah menjadikan hari ini spesial bagiku.” Ucapannya membuat saya pulang dengan hati riang, bersemangat, dan bersyukur. Rupanya kehadiran saya ikut mewarnai harinya. Sebaliknya, kata-katanya menyemangati saya untuk menjalani hari itu. Kata tak pernah hanya kata. Oleh kata peristiwa tercipta. 

Penyembuhan anak pegawai istana berlangsung tanpa perjumpaan fisik antara Yesus dan si sakit. Penyembuhan itu terjadi melalui tiga kata, “Pergilah, anakmu hidup!” (ay. 50a). Apabila kata-kata manusia saja sanggup menciptakan peristiwa, apalagi yang terucap dari mulut Tuhan. Penuh kuasa. Tatkala mendengar kata-kata itu, pegawai istana ditenteramkan hatinya dan menjadi percaya (ay. 50b). Bukan hanya itu. Jauh di kediamannya, anaknya yang nyaris mati menjadi sembuh— tepat pada saat Yesus mengucapkan kata-kata itu (ay. 52-53). 

Sapaan santun mengawali hubungan. Janji suci pernikahan menciptakan keluarga baru. Sederet kalimat pesan elektronik menyalakan api cinta. Lirik lagu menghibur hati yang sedih. Bisik doa sanggup mengantar kepergian seseorang kembali ke pangkuan Bapa. Kesaksian yang menggugah mampu mengubah jalan hidup seseorang. Kata-kata itu ampuh dan berdaya cipta. Pakailah dengan bijaksana. Jadikanlah penuh makna. Banyak orang di sekitar kita hidupnya turut ditentukan oleh ucapan yang meluncur dari bibir kita.

—PAD/www.renunganharian.net


KATA-KATA KITA BISA MEMBERKATI ATAU MALAH SEBALIKNYA.
PILIHLAH SETIAP HARI SIAPA YANG AKAN KITA BERKATI DENGAN UCAPAN MULUT KITA.


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons: