KETIKA TERDESAK

1 2 3 4 5 Rating 4.60 (40 Votes)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: Hakim-hakim 11:1-11

Tetapi kata Yefta kepada para tua-tua Gilead itu: “Bukankah kamu sendiri membenci aku dan mengusir aku dari keluargaku? Mengapa kamu datang sekarang kepadaku, pada waktu kamu terdesak?” (Hakim-hakim 11:7)


Bacaan Alkitab Setahun: 
Lukas 14-16



Yefta diusir oleh saudaranya yang lain ibu. Alasannya karena ia dilahirkan dari perempuan sundal. Ia lari ke Tob dan berdiam di sana. Ia menjadi pemimpin para petualang dan para perampok. Ia dikenal sebagai pahlawan yang gagah perkasa. Saat Israel terancam dikalahkan oleh bani Amon, Yefta pun dijemput agar sudi membela bangsa yang mengusirnya itu. Dengan syarat tertentu, ia pun bersedia kembali dan menjadi pahlawan bagi Israel. 

Sebagai manusia terkadang kita memperlakukan sesama dengan cara yang sama. Kita menolak dan menghina orang lain karena keadaannya. Menyingkirkan mereka demi keuntungan-keuntungan pribadi. Melabel mereka dengan stigma negatif agar mereka terpuruk sehingga tak dapat menyaingi kita. Namun terkadang orang-orang itulah yang menolong atau dipaksa menolong kita saat terdesak. 

Seperti Yefta yang awalnya dibenci dan diusir, akhirnya dijemput kembali untuk menolong bangsanya. Yefta yang dianggap najis karena dilahirkan dari perempuan sundal akhirnya dibutuhkan sebagai pembebas. Yefta yang dianggap tak punya hak atas Israel akhirnya diangkat jadi penguasa atasnya. 

Belajar dari apa yang dialami Yefta, kita harus memperlakukan siapa pun tanpa membeda-bedakan. Kita tak boleh melabel sesama dengan stigma negatif karena situasi dan kondisi mereka. Sebab roda kehidupan masih tetap berputar. Mereka yang direndahkan hari ini, bisa jadi dialah yang paling berharga dan jadi pahlawan bagi kita di kemudian hari.

—PRB/www.renunganharian.net


PERLAKUKANLAH SIAPA PUN DENGAN BAIK KARENA
AKAN TIBA SAATNYA KITA MEMBUTUHKAN ORANG LAIN


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons:


Renungan via YouTube Hari Ini

Klik SUBSCRIBE + Tanda Lonceng 🔔 untuk mendapatkan notifikasi saat renungan terbaru sudah tersedia.