JENDELA 4/14

1 2 3 4 5 Rating 3.00 (2 Votes)

Jendela 4/14 adalah sebuah istilah untuk menyebut orang-orang dalam kelompok usia 4 hingga 14 tahun, atau usia anak dan remaja. Sekitar 1,86 miliar atau 27% penduduk dunia berada dalam kelompok usia ini. Kelompok masyarakat yang perlu dijangkau dan yang paling terbuka dalam Jendela 10/40 (wilayah suku-suku yang paling terabaikan dari Injil di dunia) sebagian besar berusia antara 4 sampai 14 tahun. Data Biro Pusat Statistik mencatat bahwa sekitar 20% penduduk Indonesia berusia 4-14 tahun.

Secara strategis, kelompok usia 4-14 tahun atau Jendela 4/14 ini perlu mendapat prioritas dalam pelayanan karena:


JENDELA 4/14 PENTING DAN GENTING BAGI PENGINJILAN

“Biarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku, dan jangan kamu 
menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang punya Kerajaan Allah” (Lukas 18:16)

Anak dan remaja merupakan kelompok yang paling terbuka terhadap Injil. Hasil suatu riset yang dilakukan MARC menunjukkan bahwa 85% orang di Amerika Serikat (AS) yang memberi hidup mereka kepada Kristus, melakukannya pada usia 4-14 tahun. Dan Brewster, Direktur untuk Riset dan Kebijakan Compassion International, dalam penelitiannya di luar AS mendapati bahwa sekitar 60% menerima Kristus pada usia tersebut.

Kebanyakan orang memutuskan sikap mereka terhadap Yesus sebelum mereka memasuki usia SLTA. Apakah mereka akan mengikuti-Nya dengan segenap hati atau sekadar mengetahui fakta-fakta tentang Dia, atau bahkan memilih untuk mengabaikan/menolak Dia.

Maka dari itu …
Penting sekali membimbing seseorang untuk menerima Kristus ketika mereka muda. Jika seseorang tidak menerima Kristus sebelum usia remaja awal, kemungkinan dan keterbukaan untuk hal itu makin kecil dalam usia selanjutnya.


JENDELA 4/14 PENTING DAN GENTING BAGI PEMBINAAN

“Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.” (Amsal 22:6)

Perkembangan kepribadian: 90% otak dibentuk sebelum usia 3 tahun, 85% kepribadian dewasa dibentuk hingga usia 6 tahun. Usia anak adalah usia yang paling strategis untuk membentuk kepribadian seseorang. Usia anak akan cepat berlalu, karena itu memerlukan perhatian yang lebih mendesak dari kelompok-orang lainnya. Intervensi semasa anak dan remaja dapat mencegah kerusakan yang akan hampir tidak bisa diperbaiki jika dibiarkan hingga tingkat usia selanjutnya. Kemajuan yang signifikan dapat dicapai secara fisik, intelektual, emosional, sosial-ekonomi, dan semua aspek perkembangan seseorang jika dilayani pada masa anak dan remaja. Melayani kelompok usia ini memberikan kesempatan yang luar biasa berharga untuk menolong dan memberkati mereka, keluarganya, komunitasnya, dan negaranya.

Perkembangan moral dan spiritual: Perkembangan moral-spiritual dimulai sejak usia 2 tahun. Prosesnya mengalami kemajuan yang cukup cepat. Riset George Barna menunjukkan bahwa perilaku dan kepercayaan seseorang seumur hidupnya biasanya dibentuk selama masa anak-anak dan remaja awal. Sebagian besar dasar-dasar moral dan spiritual diletakkan hingga usia 9 tahun. Cara pandang mendasar seseorang terhadap kebenaran, integritas, makna, keadilan, moralitas, dan etika tersusun pada masa ini. Selanjutnya, riset George Barna menemukan kemiripan yang luar biasa konsisten antara iman kepercayaan orang dewasa dan anak 13 tahun. Kondisi kerohanian kelompok usia 13 tahun dapat memperkirakan secara kuat kondisi kerohanian mereka ketika dewasa. Kebiasaan-kebiasaan yang menyangkut pertumbuhan rohani dan keterlibatan dalam kegiatan gereja terbangun pada usia muda dan hanya sedikit berubah ketika usia makin dewasa. Gereja pada masa depan tergantung kepada pembentukan kerohanian, karakter, dan kompetensi anak-anak yang saat ini dibinanya.

Maka dari itu …
Jika mau memiliki pengaruh besar terhadap moral-spiritual seseorang lebih baik memengaruhinya pada saat ia masih terbuka dan mudah dibentuk, yaitu pada usia anak dan remaja. Jika pembentukannya ditunda hingga mereka semakin dewasa, prosesnya akan semakin kompleks karena fondasinya sudah terbentuk dan menyatu dengan hidupnya. Jika kita dapat menjangkau anak-anak dan remaja dan memuridkan mereka pada saat masa pandangan mereka tentang hidup dan dunia terbentuk, kita akan menempatkan mereka pada batu yang kokoh yang tidak mudah tergoyahkan.


JENDELA 4/14 PENTING DAN GENTING BAGI PELAYANAN

Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam (Mazmur 8:3)

Jika Jendela 10/40 adalah wilayah geografis yang memiliki kebutuhan dan kesempatan terbesar bagi penyelesaian Amanat Agung, Jendela 4/14 merupakan kelompok demografis yang paling terbuka dan paling mudah menerima berbagai pembentukan fisik, mental, sosial, dan spiritual. Dengan memfokuskan usaha-usaha misi pada Jendela 4/14 di dalam Jendela 10/40 kita akan menjangkau orang-orang yang paling terbuka di wilayah yang memiliki kebutuhan dan kesempatan terbesar tersebut.

Kelompok usia 4-14 tahun bukan saja paling reseptif menerima, melainkan mereka juga seringkali paling efektif membawa berita Injil kepada lingkungannya. Anak-anak dan remaja memainkan peranan penting dalam rencana Tuhan untuk mengubah dunia. Alkitab memperli-hatkan bahwa Tuhan melaksanakan penyataan dan karya-Nya melalui anak-anak: Samuel, Daud, Yosia, Daniel dkk., budak Naaman, anak yang membawa 5 roti dan 2 ikan, dll.

Maka dari itu …
Jika diperlengkapi dan dibimbing dengan tepat, anak-anak dan remaja adalah suatu kekuatan yang penting dan strategis yang dapat mentransformasikan suatu generasi bahkan mengubah dunia. Anak-anak bukan sekadar sasaran pelayanan. Mereka juga adalah pelaku pelayanan.


TANGGAPAN YANG SEHARUSNYA

  • Dalam masa hidup manakah seseorang paling terbuka terhadap Injil?
  • Dalam masa hidup manakah seseorang mengalami perkembangan moral dan spiritual yang terbesar?
  • Dalam masa hidup manakah seseorang berada dalam hubungan yang paling natural bagi pembimbingan rohani?

Jawaban dari setiap pertanyaan di atas adalah: MASA ANAK-ANAK!
Dengan mengetahui hal ini, apakah yang semestinya kita lakukan terhadap anak-anak?

Kebutuhan dan potensi dari kelompok usia ini semestinya menggerakkan tanggapan dan perhatian bagi semua orang yang ingin memengaruhi masa depan. Ironisnya, gereja seringkali mengabaikan peran strategis pelayanan anak. Kelompok usia anak cenderung dinomordu-akan, dilupakan, dan dianggap kurang penting dalam kehidupan bermasyarakat dan berger-eja. Pelayanan kepada anak-anak sering diperlakukan sekadar sebagai pelengkap. Paradigma ini harus diubah total. Gereja harus menempatkan prioritas utama untuk menjangkau kelompok usia 4 sampai 14 tahun.

“Investasi untuk menolong anak-anak adalah hal yang benar secara moral untuk dikerjakan. Selain itu, ini juga merupakan investasi ekonomi yang bagus, dengan nilai pengembalian keuntungan yang sangat tinggi.” (UNICEF)

“Jika Anda ingin memengaruhi dunia secara menetap, Anda harus menginvestasikan diri dalam kehidupan orang; dan jika Anda ingin memaksimalkan investasi Anda, maka Anda harus menginvestasikan diri dalam hidup mereka ketika mereka masih muda.” (George Barna)

Situs-situs untuk belajar lebih lanjut mengenai Jendela 4/14:
:: 4/14 Movement
:: Global 4/14 Day
:: Anak Bersinar

Respons: